Sosiologi Olah raga
Dalam kehidupan manusia olah raga merupakan aktifitas yang tidak bisa dipisahkan mengingat dengan melakukan olah raga dapat menjaga kesehatan tubuh ataupun dapat menunjang kinerja organ-organ dalam tubuh manusia untuk dapat bekerja secara optimal. Olah raga tidak hanya saat sekarang ini menjadi aktifitas yang digemari oleh masyarakat walaupun memang olah raga sekarang ini sudah masuk dalam industri, dimana oleh raga bermanfaat bagi pribadi orang yang melakukan juga merupakan lahan yang menguntungkan ketika dikelola dengan profesional.
Olah raga sangat mempengaruhi kehidupan manusia di dunia ini, kejuaraan-kejuaraan berbagai macam olah raga seperti halnya sepak bola, tenis, bulu tangkis dan lain sebagainya ternyata mempunyai banyak manfaat,diantaranya adalah dalam menjalin hubungan antar negara dan juga dapat menunjang pembangunan sebuah negara (dalam arti luas). Mungkin kita dapat sedikit merenung tentang event olah raga itu sendiri. Kita dapat membayangkan ketika disuatu wilayah ataupun negara menjadi tempat pelaksanaan event olahraga maka akan membawa dampak yang bagi perekonomian. Dengan semakin banyaknya orang yang berkunjung kesebuah negara maka berkorelasi positif dengan munculnya atau semakin meningkatnya kegiatan-kegiatan ekonomi di wilayah itu dan hal tersebut sangat menguntungkan baik bagi pemerintah sendiri maupun bagi masyarakat yang terlibat. Dengan begitu maka kita dapat menangkap maksud bagaimana perebutan berbagai negara untuk menjadi tempat palaksanaan piala dunia (sepak bola).
Dalam perkembangan masyarakat tentunya kita pernah mendengar bahkan pernah juga merasakan bahwa adanya pembatasan antara peran wanita dan laki-laki dalam masyarakat, dimana saat itu adanya pembatasan terhadap wanita dalam melakukan aktifitas-aktifitas seperti apa yang dilakukan oleh kaum laki-laki dan wanita dipandang sebagai manusia kelas dua dibawah laki dalam menjalankan perannya dimasyarakat. Namun sering dengan perkembangan masyakat dikotonomi tentang hal tersebut sudah tidak relevan, hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya wanita yang menggeluti atau melakukan aktifitas (olah raga) yang dahulunya dilakukan oleh laki-laki dan bahkan wanita dalam menggunguli laki-laki dalam beberapa perlombaan. Kalau kita coba melihatnya secara lebih mikro (pribadi),dengan olah raga dapat mendorong manusia membangun kepribadian yang tangguh,tidak mudah menyerah, meminimalisir rasa individulisme dan semangat untuk berani berkompetisi. Kita bisa lihat, ketika seseorang ketika melakukan olah raga tentunya mempunyai target-target yang akan ia capai,baik itu bentuknya dalam skor ataupun kemampuan dan ketrampilan untuk segera dicapai. Sehingga hal tersebut dapat memacu seseorang untuk dapat mecapai prestasinya. Selain itu juga dalam rasa individualisme dapat diminimalisir ketika olahraga tersebut harus dimainkan oleh 2 orang atau secara tim. Tentunya dalam permainan atau olah raga yang membutuhan tim maka diibaratkan tim tersebut sebagai sebuah mesin, mesin dapat digambarkan sebagai sebuah sistem dimana bagian-bagian yang ada didalamnya harus melakukan fungsinya masing sesuai dengan tugasnya dan ketika salah satu bagian tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya maka mesin atau sebuah tim tidak akan kalah dengan tim lainya yang baik kinerjanya. Dengan begitu maka kerjasama, saling menghargai dan sadar akan fungsinya sebagai seorang pemain (manusia dalam sebuah masyarakat) tentunya akan lebih mudah dalam mencapai tujuan bersama.
Hal yang menarik dari olah raga salah satunya adalah olah raga tidak mengenal kelas,ras, agama, ideologi atau politik. Dalam olah raga tidak ada yang dapat membatasi itu semua, semua orang, suku, agama, ideologi politik dan segala status sosial lainya dapat ikut berpartisipasi dalam event- event olah raga yang ada. Memang kita dapat melihat bagaimana perbedaan-perbedaan ideologi dan politik telah menghancurkan tatanan masyarakat dan membuat perbedaan-perbedaan tersebut menjadi alasan untuk saling bermusuhan dan bahkan berusaha untuk saling mengancurkan. Tetapi saat antar negara atau kelompok tersebut bertemu dalam olah raga maka perbedaan-perbedaan tersebut hilang dan seakan-akan tidak ada permasalahan dan alasan untuk mereka saling menghancurkan (agresi).
Dari sedikit paparan diatas dapat disimpulkan bahwa olah raga mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat (sosial) dan menjadi lahan bisinis. Olah raga tidak hanya bisa dipandang sebatas pada aktifitas yang menyehatkan (tubuh) tetapi bisa jauh dari pada itu yaitu ikut mememberikan warna dalam hubungan antar masyarakat atau negara.